Welcome To My Blog

Thanks for Visiting my Blog :)
I wrote my minds in here, I hope my articles will be useful for you.
If you don't mind, please, be my follower so that we can share our minds, thanks.

mylife-diechemie.blogspot.com
My Email: dertraum0127@gmail.com

Thank you for all participants supporting this blog. Especially the download link's sources and bibliographies.

I'm not an expert teacher or lecturer of chemistry. I was only a student from SMA NEGERI 15 SURABAYA who had been one of the Bronze Medalist Participants of Olimpiade Sains Nasional X (2011) of Chemistry In Manado, North Sulawesi, 11 - 16 September 2011 and graduated in 2012. Now, I'm studying at Universitas Airlangga in Surabaya, Indonesia. I do love chemistry and I would like to help them who had difficulties in studying chemistry. That's why, please understand me if you found some misconcepts in my entries. Suggestions are always necessary in order to develop this blog. And I'm sorry because my English isn't so well.

All posts are originally created by me. I never stole from any sites or somebody's blog. Although sometimes I took pictures or data from other sites, I always wrote the source of that pictures or data.


Protected by Copyscape Unique Content Checker

The Documents

Sunday, June 12, 2011

Teori Kinetik Gas Ideal

Pembahasan kita kali ini akan berhubungan dekat dengan fisika. Mari kita ketahui bagaimana gas itu bergerak.

isalkan sebuah partikel gas ideal (Misal: Helium) menabrak suatu dinding wadah dengan kecepatan awal sebesar vo, maka dalam waktu t, partikel itu akan kembali ketempat yang sama dengan kecepatan akhir yang sama dengan kecepatan awal v = -vo (Arah kecepatan diperhitungkan karena kecepatan adalah besaran vektor) dikarenakan gas ideal apabila bertumbukan akan menembuk dengan lenting sempurna (e = 1). Pernyataan ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Dengan memanfaatkan persamaan jarak terhadap waktu dan kecepatan:

x = V t

sehingga kita dapat menentukan waktu t partikel akan menempuh jarak sebesar 2x dengan kecepatan sebesar v. Yaitu:

Dan dari persamaan tersebut, akan kita hubungkan dengan momentum:

dan hukum Newton II:

Dengan V = volume, dan v = kecepatan. (Ingat bahwa Gaya = Tekanan x Luas Permukaan)

Persamaan tersebut berlaku untuk 1 dimensi saja (vx). Namun dalam dunia nyata, gas bergerak dalam 3 dimensi (vx, vy, dan vz). Dengan tetap mempertahankan konsep gas ideal maka didapat vx = vy = vz. Sehingga v = 1/3 vx. Sehingga:

Mulai dari sini, kita anggap vx adalah v.

Persamaan tersebut berlaku untuk satu partikel saja, sehingga untuk banyak partikel berlaku:

Kita ingat bahwa dalam persamaan gas ideal, berlaku:

atau

Dengan:

R = Tetapan gas universal (0,0825 L atm mol-1 K-1 = 8,314 J K-1 mol-1)

k = Tetapan Boltzmann (1,38 x 10-23)

N = n x No (No = Bilangan Avogadro = 6,02 x 1023)

Sehingga:


Kita juga ingat bahwa partikel yang bergerak berarti memiliki energi kinetik. (Ek = ½ m v2), sehingga:


Atau:



Dari persamaan 1, kita dapat menentukan hubungan suhu mutlak suatu wadah terhadap kecepatan partikel suatu gas.

1. Dengan menggunakan :



Sehingga:



2. Dengan menggunakan:


Sehingga:




3. Menurunkan persamaan gas ideal:


Sehingga:


Perlu anda ketahui bahwa ini hanyalah penurunan rumus saja. Pada faktanya kecepatan efektif gas tidak dipengaruhi oleh tekanan wadah. Tetapai dipengaruhi oleh suhu dan massa gas.

Keterangan:

Tetapan Boltzmann (k) didapat dari tetapan gas universal analog (dibagi) terhadap bilangan avogadro. Dan rms disini berarti Root Mean Square karena selain dari persamaan 3, v rms (Atau kecepatan efektif gas) dapat dicari dengan merata – ratakan jumlah dari kuadrat kecepatan – kecepatan suatu gas dalam suatu percobaan.

Tambahan:

Hukum Gay Lussac

P V = C

Hukum Boyle



Hukum Boyle – Gay Lussac



Hukum Dalton



Dengan Demikian:

Hukum Boyle – Gay Lussac – Dalton (Persamaan Gas Ideal)

PV = nRT

1 comment:

  1. kalo kecepatan rata2 partikel dilihat dari distibusi prtikel(teori kinetik gas) gimana???

    ReplyDelete