Welcome To My Blog

Thanks for Visiting my Blog :)
I wrote my minds in here, I hope my articles will be useful for you.
If you don't mind, please, be my follower so that we can share our minds, thanks.

My Email: dertraum0127@gmail.com

Thank you for all participants supporting this blog. Especially the download link's sources and bibliographies.

I'm not an expert teacher or lecturer of chemistry. I was only a student from SMA NEGERI 15 SURABAYA who had been one of the Bronze Medalist Participants of Olimpiade Sains Nasional X (2011) of Chemistry In Manado, North Sulawesi, 11 - 16 September 2011 and graduated in 2012. Now, I'm studying at Universitas Airlangga in Surabaya, Indonesia. I do love chemistry and I would like to help them who had difficulties in studying chemistry. That's why, please understand me if you found some misconcepts in my entries. Suggestions are always necessary in order to develop this blog. And I'm sorry because my English isn't so well.

All posts are originally created by me. I never stole from any sites or somebody's blog. Although sometimes I took pictures or data from other sites, I always wrote the source of that pictures or data.

Protected by Copyscape Unique Content Checker

Wednesday, July 20, 2011

Reaksi Redoks, Oksidasi Permanganat terhadap Etanol dalam Suasana Basa

Seperti yang kita ketahui bahwa garam permanganat, contohnya Kalium Permanganat, dalam larutannya, merupakan zat oksidator yang kuat. Apabila suatu alkohol direaksikan dengan kalium permanganat dalam suasana basa, maka akan terbentuk suatu asam karboksilat dan endapan Mangan(IV) oksida. Berikut akan kita bahas bagaimana reaksi redoks tersebut terjadi dilihat dari mekanisme reaksinya dan penyetaraan reaksinya dengan metode setengah reaksi.

Reaksi Redoks
KMnO4(aq) + C­2H5OH(aq) KC2H3O2(aq) + MnO2(s)

Reaksi Ion Bersih
MnO4-(aq) + C­2H5OH(aq) C2H3O2-(aq) + MnO2(s)

Mekanisme Reaksi:

Sehingga reaksi total dari mekanisme reaksi tersebut adalah:
KMnO4(aq) + C­2H5OH(aq) C2H3O2K(aq) + MnO2(s) + H3O+(aq)

Sekarang, mari kita lihat bagaimana cara menyetarakan reaksi redoks tersebut dengan metode setengah reaksi:

C2H5OH(aq) C2H3O2-(aq)
C2H5OH(aq) C2H3O2-(aq) + 3H2O(l)
C2H5OH(aq) + 4OH-(aq) C2H3O2-(aq) + 3H2O(l)
C2H5OH(aq) + 4OH-(aq) C2H3O2-(aq) + 3H2O(l) + H+(aq) +3e-

MnO4-(aq) MnO2(s)
MnO4-(aq) + 2H2O(l) MnO2(s)
MnO4-(aq) + 2H2O(l) MnO2(s) + 4OH-(aq)
MnO4-(aq) + 2H2O(l) + 3e- MnO2(s) + 4OH-(aq)

Reaksi Total:
C2H5OH(aq) + 4OH-(aq) C2H3O2-(aq) + 3H2O(l) + H+(aq) + 3e-
MnO4-(aq) + 2H2O(l) + 3e- MnO2(s) + 4OH-(aq)

MnO4-(aq) + C­2H5OH(aq) + OH-(aq) C2H3O2-(aq) + MnO2(s) + H2O(l) + H+(aq)
MnO4-(aq) + C­2H5OH(aq) + OH-(aq) C2H3O2-(aq) + MnO2(s) + H3O+(aq)

Terdapat sebuah pengecualian dalam menyetarakan reaksi oksidasi, kita tidak bisa hanya menambahkan 1 mol H2O pada ruas kanan meski kita tahu bahwa hanya terdapat 1 buah oksigen berlebih di ruas kanan karena kita tidak akan bisa menemukan sebuah reaksi setara pada reaksi oksidasi tersebut. Karena itu kita harus memaksakan menambah langsung 3 mol H2O pada ruas kanan, 4 mol OH- pada ruas kiri, dan 1 mol H+ pada ruas kanan. Alasan penambahan H+ berdasarkan mekanisme reaksi diatas.
Yang dimaksud suasana basa, adalah reaksi tersebut berlangsung dengan penambahan basa didalamnya sehingga pH larutan berada diatas 7. Basa yang dapat digunakan pada reaksi oksidasi permanganat ini adalah NaOH atau KOH (Basa Kuat) dalam suhu dingin.

No comments:

Post a Comment