Welcome To My Blog

Thanks for Visiting my Blog :)
I wrote my minds in here, I hope my articles will be useful for you.
If you don't mind, please, be my follower so that we can share our minds, thanks.

mylife-diechemie.blogspot.com
My Email: dertraum0127@gmail.com

Thank you for all participants supporting this blog. Especially the download link's sources and bibliographies.

I'm not an expert teacher or lecturer of chemistry. I was only a student from SMA NEGERI 15 SURABAYA who had been one of the Bronze Medalist Participants of Olimpiade Sains Nasional X (2011) of Chemistry In Manado, North Sulawesi, 11 - 16 September 2011 and graduated in 2012. Now, I'm studying at Universitas Airlangga in Surabaya, Indonesia. I do love chemistry and I would like to help them who had difficulties in studying chemistry. That's why, please understand me if you found some misconcepts in my entries. Suggestions are always necessary in order to develop this blog. And I'm sorry because my English isn't so well.

All posts are originally created by me. I never stole from any sites or somebody's blog. Although sometimes I took pictures or data from other sites, I always wrote the source of that pictures or data.


Protected by Copyscape Unique Content Checker

Saturday, August 20, 2011

Muatan Listrik pada Elektroda Sel Elektrokimia

Ketika kita mempelajari tentang Elektrokimia, yaitu cabang ilmu yang mempelajari hubungan reaksi kimia terhadap energi listrik yang dihasilkan atau diterimanya, kita mengetahui terdapat 2 jenis Sel Elektrokimia utama yang paling sering dibicarakan, yaitu Sel Volta (atau Daniel atau Galvani) dan Sel Elektrolisis (atau Elektrolisa). Kita akan mendapatkan perbedaan pada kedua sel tersebut: Mengapa Muatan Listrik pada kedua elektroda kedua sel tersebut berbeda?

Mari kita perhatikan pada Sel Volta:


Dari gambar diatas (Sel Volta), terlihat bahwa kita meggunakan Anoda Seng (Zn) dan Katoda Tembaga (Cu). Kita dapat mengetahui Zn bertindak sebagai anoda dan sebaliknya karena pengaruh dari nilai potensial reduksi standar kedua zat tersebut. Potensial reduksi standar sendiri berarti tegangan listrik yang diberikan suatu zat (biasanya logam) yang mengalami reduksi dan membentuk kesetimbangan antara ion dan padatannya pada suhu dan temperatur standar (298 K dan 1 atm).

Tetapi hal tersebut belum menjelaskan mengapa Katoda bermuatan positif sedangkan Anoda bermuatan negatif.
Yang menyebabkan hal tersebut adalah aliran elektron. Ingat bahwa elektron selalu mengalir dari kutub negatif menuju kutub positif sehingga terbentuklah aliran spontan (Perubahan Nilai Energi Bebas / Gibbs kurang dari Nol).
Kita ketahui bahwa ketika ion tembaga(II) mengalami reduksi, dia membutuhkan elektron untuk mengalami reaksi reduksi. Disinilah peran katoda: memberikan elektron untuk digunakan ion tembaga(II) mengalami reduksi. Sedangkan pada anoda Zn, dia sendiri akan mengalami oksidasi sehingga akan melepas elektron pada larutannya.

Dari kedua penjelasan tersebut dapat kita ambil kesimpulan katoda akan bermuatan positif karena elektron mengalir dari larutan seng sulfat (Anoda) melalui jembatan garam (bertujuan menyeimbangkan ekivalen sel volta) menuju larutan tembaga(II) sulfat mencapai katoda tembaga. Sekali lagi ingat, elektron mengalir dari muatan negatif menuju positif.

Kita dapat menyatakan seperti tersebut dengan acuan elektron mengalir pada larutan. Apabila kita memberi acuan elektron mengalir melalui kabel, kita akan mendapatkan hasil yang sama. Dari Anoda, elektron mengalir menuju Katoda kemudian elektron akan diambil oleh ion untuk mengalami reduksi.

Memang terdapat kesimpulan yang agak membingungkan, tetapi pokok inti yang dapat kita ambil berdasarkan dari kesimpulan pertama. Karena reaksi yang berlangsung pada sel volta merupakan reaksi spontan. Elektron mengalir dari larutan Seng Sulfat menuju larutan Tembaga(II) Sulfat, sedangkan elektron juga mengalir dari Anoda Seng menuju Katoda Tembaga.

Dalam selang waktu tertentu, konsentrasi larutan Seng Sulfat akan bertambah seiring dengan mengoksidasinya Anoda Zn (Non-Inert) dan konsentrasi larutan Tembaga(II) Sulfat akan berkurang seiring dengan mereduksinya Ion Tembaga(II) pada Katoda.

Jika ditanya mengapa kita menggunakan anoda non-inert yang sejenis dengan larutannya, kita bisa menjawab dengan alasan kita memerlukan zat sejenis agar tidak terjadi reaksi persaingan, dan pada sel volta, kita memerlukan elektroda non-inert (terutama pada anoda) untuk memacu terjadinya reaksi.


Sekarang, kita perhatikan pada Sel Elektrolsis:



Dari gambar diatas, kita mengetahui spesies yang digunakan adalah larutan natrium klorida dengan katoda baja (Inert) dan anoda karbon (Non-Inert). Terdapat juga semacam sumber daya untuk memacu terjadi reaksi elektrokimia.

Tanpa sumber daya, Sel Elektrolisis tidak dapat berjalan karena tujuan kita adalah memisahkan ion - ion yang terdapat pada satu jenis larutan dan kita tidak dapat memaksa larutan tersebut untuk mengalami reaksi redoks dengan sendirinya seperti pada sel volta. Bayangkan saja, apa anda harus menggunakan anoda Natrium dan katoda Klorin Padat?

Disini kita dapat menggunakan Elektroda tidak sejenis karena yang nantinya akan memicu reaksi adalah sumber daya. Topik kita ditimbulkan oleh Sumber Daya: Sumber Daya listrik akan memaksa reaksi yang tidak spontan untuk berjalan.

Sehingga elektron mengalir dari Muatan Negatif sumber daya menuju katoda untuk memberikan elektron sehingga dapat digunakan larutan untuk mengalami reduksi dan elektron pada larutan mengalir menuju anoda dan kembali menuju sumber daya. Disini elektron mengalir dari Katoda menuju Anoda sehingga Katoda akan bermuatan negatif dan Anoda akan bermuatan Positif.

Pada larutannya, suatu zat akan mengalami persaingan untuk mengalami reduksi atau oksidasi terhadap air. Itu semua tergantung pada reaktivitas (Potensial Reduksi Standar) yang dimiliki zat - zat tersebut.

Sumber Gambar:
http://4.bp.blogspot.com/_qRxtDGrGr2s/Sg79h1mQeKI/AAAAAAAAAAw/R5Ix-nPz1uo/s320/rangkaian%2520sel%2520volta.jpg (Diunduh 20 Agustus 2011)

http://3.bp.blogspot.com/_Rypq8PykTP4/SqtUTrifwDI/AAAAAAAAAYg/nHIvut3KOHI/s320/CE221700FG0010.gif (Diunduh 20 Agustus 2011)

No comments:

Post a Comment