Welcome To My Blog

Thanks for Visiting my Blog :)
I wrote my minds in here, I hope my articles will be useful for you.
If you don't mind, please, be my follower so that we can share our minds, thanks.

mylife-diechemie.blogspot.com
My Email: dertraum0127@gmail.com

Thank you for all participants supporting this blog. Especially the download link's sources and bibliographies.

I'm not an expert teacher or lecturer of chemistry. I was only a student from SMA NEGERI 15 SURABAYA who had been one of the Bronze Medalist Participants of Olimpiade Sains Nasional X (2011) of Chemistry In Manado, North Sulawesi, 11 - 16 September 2011 and graduated in 2012. Now, I'm studying at Universitas Airlangga in Surabaya, Indonesia. I do love chemistry and I would like to help them who had difficulties in studying chemistry. That's why, please understand me if you found some misconcepts in my entries. Suggestions are always necessary in order to develop this blog. And I'm sorry because my English isn't so well.

All posts are originally created by me. I never stole from any sites or somebody's blog. Although sometimes I took pictures or data from other sites, I always wrote the source of that pictures or data.


Protected by Copyscape Unique Content Checker

Sunday, September 04, 2011

Soal Pelatihan Kimia Anorganik

Kobalt ditemukan pertama kali oleh Georg Brandt pada tahun 1775 di Swedia. Kobalt pada umumnya terdapat dalam senyawa bersama – sama dengan Bismut. Banyak sekali mineral yang mengandung kobalt, antara lain: Kobaltit (CoAsS) dan Linnaeite (Co3S4). Kobalt juga dapat membentuk senyawa kompleks seperti Heksaaminokobaltat(III), Heksafluorokobaltat(III), dan lain sebagainya. Kobalt memiliki simbol Co dengan nomor atom 27, nomor massa 58,9332, dan densitas 8,86 g cm-3. Titik leleh Co adalah 1495oC sedangkan titik didihnya adalah 2870oC. Co berbentuk mirip kristal Fe dengan sel satuan Body Centered Cubic (BCC). Kobalt relatif tidak reaktif terhadap H2O. H2, atau N2, tetapi bila dipanaskan akan membentuk CoO.

a. Tanpa memperhitungkan nilai perubahan entalpinya, gambarkan sketsa siklus Born – Haber dari pembentukan garam CoO!

b. Gambarkan sketsa sel satuan Kobalt!

c. Tentukan panjang ikatan logam Co dalam pm (1m = 1012 pm)!

d. Apa pengaruh penambahan besi pada kobalt cair terhadap titik leleh dan titik didihnya?

e. Sebutkan bilangan oksidasi Co pada kobaltit dan linnaeite (Jika ada mineral yang berupa garam campuran, tentukan masing – masing bilangan oksidasinya)!

f. Tentukan rumus molekul Heksaaminokobaltat(III) dan Heksafluorokobaltat(III)!

g. Tentukan struktur kedua senyawa tersebut berdasarkan teori hibridisasi dan teori medan kristal!

h. Apakah ada perbedaan struktur dari kedua senyawa tersebut? Jika ada, sebutkan!

i. Jelaskan sifat kemagnetan dari Co dan mengapa Co tidak reaktif terhadap H2O!

j. Jelaskan mengapa titik leleh dan didih Co lebih rendah dari Rodium (Rh) (Tb = 3695oF ; Tf = 1964oC) yang merupakan 1 golongan (Golongan VIII B)!

No comments:

Post a Comment