Welcome To My Blog

Thanks for Visiting my Blog :)
I wrote my minds in here, I hope my articles will be useful for you.
If you don't mind, please, be my follower so that we can share our minds, thanks.

mylife-diechemie.blogspot.com
My Email: dertraum0127@gmail.com

Thank you for all participants supporting this blog. Especially the download link's sources and bibliographies.

I'm not an expert teacher or lecturer of chemistry. I was only a student from SMA NEGERI 15 SURABAYA who had been one of the Bronze Medalist Participants of Olimpiade Sains Nasional X (2011) of Chemistry In Manado, North Sulawesi, 11 - 16 September 2011 and graduated in 2012. Now, I'm studying at Universitas Airlangga in Surabaya, Indonesia. I do love chemistry and I would like to help them who had difficulties in studying chemistry. That's why, please understand me if you found some misconcepts in my entries. Suggestions are always necessary in order to develop this blog. And I'm sorry because my English isn't so well.

All posts are originally created by me. I never stole from any sites or somebody's blog. Although sometimes I took pictures or data from other sites, I always wrote the source of that pictures or data.


Protected by Copyscape Unique Content Checker

Friday, October 28, 2011

Titrasi Kompleksometri

Pada Postingan sebelumnya, kita sudah mengetahui definisi Titrasi. Salah satu aplikasi Titrasi yang tidak kalah populernya di kalangan pecinta kimia adalah Titrasi Kompleksometri. Titrasi Kompleksometri bertujuan untuk mengetahui konsentrasi suatu kation logam menggunakan senyawa kompleks berwarna yang akan bereaksi dengan kation logam tersebut sehingga memberikan warna baru pada larutan di titik akhir titrasi.

Contoh Titrasi Kompleksometri adalah mengetahui konsentrasi ion kalsium dan magnesium didalam suatu larutan tidak murni menggunakan EDTA (Etilena Diamin Tetra Asetat) dan EBT (Eriochrom Black-T) pada pH 10 dan 13.

Pada larutan standarnya, EDTA berwarna merah - ungu. Ketika bereaksi dengan ion kalsium, EDTA membentuk kompleks berwarna biru.

Kadar total Ca dan Mg dapat ditentukan dengan mentitrasi larutannya dengan EDTA dan penambahan buffer salmiak, indikator EBT, dan indikator Murexide. Kadar Ca sendiri dapat ditentukan dengan EDTA pada pH 12 tanpa terganggu keberadaan ion Mg2+ dikarenakan pada pH 12, Mg akan mengendap sebagai hidroksidanya.

Hal pertama yang dilakukan adalah menentukan berapa mol ekivalen EDTA yang bereaksi dengan ion Ca2+ dan Mg2+ dalam pH 10 (Menggunakan buffer salmiak). Caranya adalah dengan memasukkan 100 mg indikator EBT kedalam larutan sehingga terbentuk larutan berwarna kompleks merah ungu. Ini menandakan EBT berikatan dengan Ca2+ dan Mg2+. Ketika mencapai titik ekivalen, EDTA mengusir EBT dan mengikat seluruh Ca2+ dan Mg2+ sehingga terbentuklah larutan berwarna kompleks biru. Inilah keuntungan menggunakan mol ekivalen karena kita tidak membutuhkan koefisien masing - masing zat. Pada tahap ini, anda menemukan mol dan konsentrasi total Ca2+ dan Mg2+.

Tahap selanjutnya adalah menentukan kadar Ca. Anda menganalisis konsentrasi Ca pada pH 12 (Gunakan NaOH 4N 2,5 mL) karena pada pH ini Mg akan mengendap. tambahkan 50 mg indikator murexide sehingga terbentuk larutan berwarna kompleks merah. Konsep pada tahap kedua ini sama seperti pada tahap pertama. Penambahan EDTA akan mengusir Murexide yang berikatan dengan Ca sehingga membentuk larutan berwarna kompleks ungu pada titik ekivalen. Pada tahap ini anda menemukan mol dan konsentrasi Ca2+.

Otomatis anda dapat menentukan konsentrasi Mg2+ dari kedua reaksi diatas.


Untuk lebih jelasnya, perhatikan Reaksi dibawah:



Sturktur EDTA:


Larutan 0,5 M EDTA


Struktur EBT


Serbuk EBT


Struktur Murexide


Serbuk Murexide


Sumber Gambar:
Wikipedia
http://www.cellular-products.com/uploadfile/201002/5/23422766.jpg
http://www.reagent-online.com/uploadfile/201101/18/2241266729.jpg
http://i01.i.aliimg.com/photo/v0/100522013/Murexide_Ammonium_Purpurate_.jpg

Daftar Pustaka:
Petunjuk Praktikum Kimia Analitik I FSAINTEK UNAIR 2005

2 comments: